Episode 5
"Permisi pak,ada yang ingin bertemu dengan anda",kata sekretaris itu
"Siapa?",kata seorang laki laki itu
"Ibu Cika pak",kata sekretaris itu lagi
"Biarkan dia masuk",kata nya lagi
Segera sekretaris itu mempersilahkan masuk.
"Baron,apa yang aku peroleh sekarang,aku telah memenuhi niat jahatmu,bahkan perusahaan Pratama Group hampir tutup,aku ingin Reza",kata Cika
"Cika cika,,kamu bodoh apa bodoh,bahkan kamu bisa menghancurkan Pratama Group dengan tanganmu,kepercayaan semua investor juga sudah hilang,kenapa kau tak berusaha mengambil Reza dengan tanganmu sendiri",kata Baron dengan berdiri mematikan sepuntung rokok nya
"Baronn,apa maksud mu,,!!! aku sudah melakukan ny untukmu giliran kau melakukan nya untuk ku!!!",kata Cika
"Hahahahahah,aku melakukan untukmu,hahahah,kau mimpi,tujuanku hanya menghancurkan Reza lewat kau,, bukan mengembalikan Reza padamu",kata Baron memandang keluar melalui jendelanya
"Tapi kau sudah berjanji Baron",kata Cika
"Hahahaha,apa kau tak pernah mendengar cerita tentangku,bahwa aku sering memperalat orang dengan janji palsuku ahhahahahaha",kata Baron
"Plllllaaaaakkkk(menampar ),kau keterlaluan Baron,kau hanya memperalatku!!!!,kau berbohong",kata Cika
"Berbohong padamu Gadis lugu,sangat mudah,,apa yang bisa kau janjikan untukku,,kalau aku terus bersamamu,bahkan kamu tak pernah,,tau duniaku sayang",kata Baron sambil menoel dagunya
"Kurang ajar kau Baron,,kau benar benar pengkhianat!!!",kata Cika sambil menangis
"Kau yang berkhianat Gadis,kenapa kau ingin mengkhianati pacarmu sendiri,,hahahaah,,kau yang berkhianat Gadis jalang",kata Baron tertawa keras
Cika menangis dan menuju mobilnya,dia tak menyangka usahanya ini hanyalah untuk Baron bukan untuk mendapatkan cinta Reza.
Dia dibutakan oleh cinta bahkan berani mengambil resiko terbesar,untuk kehilangan cinta yang ia perjuangkan.
Dengan cepat ia menuju kantor Reza untuk menemui nya,dan sampai diruangan hanya Alex yang ada di tempat itu,salah satu orang kepercayaan Reza yang juga sahabat nya.
"Lex..",kata Cika setelah mengumpulkan niat untuk berani memanggil nya kembali.
"Cika!!",kata Alex terkejut melihatnya
"Mau ngapain lo kesini,belum puas lo hancurin hidup Reza dan seluruh karyawan disini?,ha?,masih berani lo muncul didepan mata gue?", lanjut Alex
"Gue tau lo bakal marah lex,lo boleh marah ke gue,tapi gue juga ada alasan Lex nglakuin ini",kata Cika
Alex masih memandang Cika yang mulai mendekati jendela memandang keluar dan mulai bercerita.
Flash back
Cika selalu menemani Reza dimanapun Reza berada bahkan dikantornya pun Cika menemani bahkan mempersiapkan segala kebutuhan Reza. Bukanhanya itu,nyatanya Cika mencintai Reza begitu dalam,sampai ia sadar bahwa Reza tidak membalas cintanya,bahkan bertaun taun ia melayani Reza tak ada satu patah katapun yang mengungkapkan bahwa Reza juga mencintainya.
Karena putus asanya dia akhirnya Cika memberanikan diri untuk pergi tanpa Reza ,karena setiap pergi Cika tak pernah sendiri,kalau tidak dengan Reza dia bersama dua bodyguard Reza.
Ketika Cika menuju ke sebuah pantai, dengan mobilnya,
Dor dor dor dor
Tembakan di sisi kanan dan kiri mobilnya,Cika tak bisa mengendalikan mobilnya dan akhirnya menabrak batu tebing yang berada di sisi kiri,dan Cika dibawa oleh segerombolan berbadan besar diseret dan ditutup matanya,pemberontakannya sia sia dan dibawanya ke gudang,entah apa nama ruangan yang sangat tak layak huni itu
"Hello Cika,kau wanita yang cantik dan manis",kata laki laki kekar itu sambil menyentuh pipinya menggunakan pistol,Cika menolehkan pipinya dan berusaha menghindari pistol yang masih bermain di pipinya
"Hey Cika,panggil aku Baron kau mengenalku atau mendengar cerita tentangku? Hahaahah",kata Baron
Cika terkejut dan sangat kaget,Baron adalah musuh Reza,dia selalu ingin menjatuhkan Reza.
"Cika,aku tau segalanya tentangmu,bahkan keluargamu,tak sulit juga menemukan segala yang berkaitan denganmu,lihat itu",kata Baron sambil menyalakan layar dan membuat silau mata karena Cika berada di ruangan gelap
"Gadis kecil,kau ingin permen?,ini untuk mu nak,,dan kalau kau ingin lagi,kau bisa meneleponku",kata Baron menyerahkan permen kepada adik kecilnya
Dan terlihat betapa Baron sangat dekat dengan keluarga Cika,bahkan sangat akrab hanya demi mendapat kan Cika.
"Apa maksudmu Baron!!!!",kata Cika geram sambil berteriak tak terkontrol
"Hey hey hey,tenang sayang,aku tidak akan melukai mereka,hanya sedikit menambahkan narkotika ,ke permen itu dan sekarang kau dengar ini",telfon itu bisa didengar Cika sekarang
"Hallo om Baron aku butuh permen itu sekarang"
Kata adik kecil Cika itu kepada Baron,dan segera telfon dimatikan
"Anta,antaaa sayang,Baron,,kau ba****t!!!!!!",kata Cika
"Sayang, nyawa adikmu sudah ditanganku,tak usah lama lama,aku hanya ingin kerjasamamu denganku,kita hancurkan Reza! dan adik juga keluargamu akan selamat?",kata Baron mendekat kan mukanya pada Cika
"Cika,kau tak punya pilihan lagi,mau atau ….",mata Baron dan segera Cika menepis
"Baron,hentikan kelakuan mu,aku,akuuu,,tak bisa memilih saat ini,Baron",kata Cika tertunduk menangis,meratapi nasibnya.
Disisi lain dia mencintai Reza tapi tak mungkin melihat keluarganya mati dalam tangan Baron.
"Aku tau,kau adalah Cika gadis yang dicintai Reza",lanjut Baron dengan memperlihatkan foto foto mesra Cika bersama Reza,yang foto itu ia sadari tak ada artinya ,karena cinta Cika tak terbalaskan,dan untuk apa mempertahankan Reza tapi keluarga nya hancur ditangan Baron yang hanya mengincar Reza,kenapa dia tidak bekerjasama dengan Baron saja.
"Reza cinta aku?,hahaha,,mustahil",kata Cika
"Hey,do you have a problem?",kata Baron serius
"Aku bukan yang dicintai Reza,yah mungkin lebih tepatnya pembantunya Reza,karena bahkan setiap hari aku menyiapkan segalanya,dan tanpa dia sadar kalau aku mencintai nya",kata Cika
Membuat Baron Menarik satu kursi untuk duduk didepan Cika
"Heyyy,kita bisa bekerjasama sayang,kau bisa mendapatkan cinta Reza dan aku bisa menghancurkan nya",kata Baron
"Apa maksudmu Baron",Cika
"Aku adalah sahabat Reza,mungkin Reza tak menceritakan padamu,haha, karena dia takut kalau semua miliknya jatuh padaku termasuk kau,!!,aku bisa membuatnya hancur ,dan menyadari bahwa hanya kamulah yang ia punyai,dan dia akan mencintaimu sama seperti mu mencintai nya",kata Baron
"Hh,tapi jangan hancurkan dia aku mohon",kata Cika mengiba
"Hey ladies jangan bodoh,kau hanya diperalat Reza,dengan perantaramu,aku bisa membuatnya sadar dan tau hanya kamu yang ada dan mencintai nya,,dan aku akan mengembalikan semuanya ketika Reza bertekuk lutut padaku,dan aku akan dengan mudah meraih cintanya untukmu",kata Baron tersenyum sinis
"Sani,,cepat rehabilitasi adik Cika,dan bebaskan,selamatkan usaha keluarga nya!!!!",kata Baron kepada anak buahnya yang kurus dan berkumis sudah sedikit berumur
"Baik bos",katanya dan pergi
"Bagaimana sayang?,kau mau menerima kerjasama dengan kami?",kata Baron
"Yah, untuk apa aku berpikir lagi,aku tak ingin keluargaku mati,hanya karena Reza!!',kata Cika tersulut dendam
"Hahahahahahahahahah,kau sangat istimewa,lepaskan talinya",kata Baron
Dan setelah kejadian itu,Cika sengaja dibawa ke rumah sakit dan mengabarkan pada Reza bahwa telah terjadi kecelakaan pada Cika.
Reza segera menemui Cika di rumah sakit dan memastikan Cika baik baik saja.
"Cika,kamu nggapapa ha",kata Reza memegang pipi dan memeriksa semuanya masih baik baik saja
"Cika kamu baru sadar,oh aku khawatir padamu Cika,,please jangan ulangi ini lagi,dua pengawalku ini hanya untukmu cika",lanjutnya
Cika hanya tersenyum tanda dia tak apa apa,dan dia berpikir,bahwa ini haru awal mula membuat Reza khawatir,mungkin setelah melakukan semua kata kata Baron,Reza akan segera lebih dari ini.
Tapi kenyataannya lain Reza mengetahui di suatu cafe bahwa Cika menyerahkan sejumlah uang hasil curian dari perusahaan nya untuk Baron,dan semua asset perusahaan di tangan Baron.
Reza yang menyamar ,sedari tadi duduk didekat mereka,mulai geram dan membuka penyamaran nya.
"Oh,(tepuk tangan),hebat ya kalian,ahha bekerjasama untuk menghancurkan perusahaan ku",kata Reza membuat Cika kaget dan Baron yang tersenyum senang.
"Hey hey my bro,how are you,,aku mendapatkan assetmu,lihat,,hahaha nyawamu ada ditanganku,tak salah aku merekrut Cika menjadi karyawanku ahahah dia pintar",kata Baron sambil menepuk pundak nya dan pergi,Reza terkejut dan heran dengan semua asset dan investor jatuh ke tangan Baron
"Reza,akuu….",kata Cika tak tega memandang wajah lelah Reza yang ia tau,mati matian Reza mempertahankan perusahaan nya tapi ini yang ia terima
"Thank you,Cika",kata Reza kecewa sedikit mengeluarkan air mata
"Reza,kamu belum tau maksudnya Rezaaa……",kata Cika menyesal.
Setiap hari Reza mulai bekerja keras untuk mengejar semua ketertinggalan nya dan gagal,Reza terpaksa harus menutup perusahaan itu sebelum semua terlambat.
"Saya minta maaf,saya tak bisa berbuat banyak,asset saya terkahir cukup untuk ngasih pesangon kalian saya minta maaf",kata Reza kepada karyawannya yang jelas ia tidak tega melihat nya,ribuan karyawan di cabang dan dipusat yang ia keluarkan secara bertahap membuat nya semakin miris.
Dan sejak saat itu, perusahaan Reza Pratama Group diambang kebangkrutan.
Back
"Gue ngga ada pilihan lain lex,gue buta,gue dosa",kata Cika duduk dan menangis
Alex berusaha menenangkan dan memberi ia minuman.
"Lo salah Cik,justru Reza sayang banget ma loe,dia bener bener cinta ma loe,dan loe tau, sebelum perusahaan nya hancur dia berniat nglamar lo",kata Alex membuat Cika menatap Alex
"What?,Reza nglamar gue?",kata Cika
Flash back
Setelah kecelakaan yang menimpa Cika,Reza mulai resah karena dia sudah mencium bau Baron ada didalam kejadian ini
"Lex,gue khawatir sama Cika,kayaknya Gue mesti lindungin dia,Gue ngga mau keluarganya dan dia sendiri jadi korban Gue,gue tau baron",kata Reza
"Gue rasa sih gitu,dan loe harus lakuin sesuatu Za,lo ngga bisa tinggal diam",kata Alex
"Gue mau nglamar dia secepatnya,supaya ,dia dan keluarganya,bisa dapat perlindungan",kata Reza
Back
Cika menangis mendengar cerita Alex,
"Lex Gue harus ketemu Reza lex gue mohon",kata Cika
"Gue ngga janji Reza ,bisa terima loe,loe tau Reza udah benci sama Baron apalagi loe pernah bekerjasama,dan dampaknya gedhe banget Cik",kata Alex prihatin
"Gue tahu,Reza bakal marah sama gue,tapi dia belum tau alasan gue nglakuin ini kan Lex,loe mau kan bantuin Gue lex?",kata Cika
"Gue coba cik",kata Alex ragu.
Comments
Post a Comment