Hidup seperti perahu yang sedang berlayar, terombang ambing dilautan lepas dan memerlukan dermaga untuk sejenak berlabuh, lalu meneruskan menuju tujuan. Hidup juga seperti layang layang, dimana kita menarik ulur layangan itu untuk dapat terbang melayang diatas, apabila terlalu kencang menarik atau terlalu mengulur dan tanpa dikendalikan maka layang layang akan turun atau bahkan lepas.
Tapi hidup adalah anugrah, anugrah dimana kita hidup, dan kita ada karena karunia-Nya, kita bisa bernafas, kita bisa melihat keindahan ciptaan-Nya, kita bisa melalui bersama orang orang yang sama sama hidup didunia.Yah hidup tergantung cara pandang kita bagaimana kita menyikapi anugrah Nya, yang kita sama sama tidak tau apa suatu saat nanti yang terjadi pada diri ini.
Setiap manusia didunia tidak akan terhindar dari masalah,masalah kecil sampai besar semua ada di muka bumi ini, menimpa anak kecil, dewasa,atau tua, laki laki atau perempuan, semuanya adalah Takdir Nya.
BAB 1 - PERTEMUAN
BAB 2 - PERTUALANGAN
BAB 3 - KEJADIAN
BAB 4 - RUTINITAS
BAB 5 - KEPUTUSAN
BAB 1 - PERTEMUAN
BAB 2 - PERTUALANGAN
BAB 3 - KEJADIAN
BAB 4 - RUTINITAS
BAB 5 - KEPUTUSAN
Comments
Post a Comment